Bima, Kupas Bima. Com.
Waktu puasa terus berjalan begitupun dengan agenda Pemerintah Daerah terus berputar seiring berjalannnya waktu puasa safari ramadhan juga tidak ketinggalan Bupati untuk melaksanakannya. Di hari yang ke-6 Bupati dijadwalkan berada di Dusun sangari Desa Mbawa Kecamatan Donggo. Sambutan masyarakat Dusun Sangari Desa Mbawa Kecamatan Donggo begitu Antusias terhadap kegiatan Safari Ramadhan oleh Bupati Bima. Alhamdulillah, maha Suci Allah yang telah kembali mempertemukan kita semua, dalam suasana penuh keakraban dan persaudaraan demikian ungkapan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang akrab di sapa Umi Dinda ini.
Safari Ramadan hari ke-6 Bupati Bima bersama rombongan, bertempat di Mesjid Nurul Muttaqin Dusun Sangari Desa Mbawa Kecamatan Donggo, Pada Selasa Malam, 22/05 2018.
Pada kesempatan itu pula, turut hadir unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Bima beserta beberapa anggota Dewan yang menjadi duta dari Dapil setempat, Asisten I dan Asisten III Sekda, beberapa Kepala SKPD, Pejabat Eselon 3 dan 4, Camat Donggo beserta unsur Muspika serta tuan rumah Kepala Desa Mbawa dan jajarannya.
Bupati mengungkapkan kebahagiaan yang cukup luar biasa atas antusias masyarakat Dusun Sangari–Mbawa dan umumnya masyarakat Kecamatan Donggo dalam menumbuh kembangkan Religiulitas dalam suasana yang lekat dengan rasa hormat – menghormati serta toleransi yang tinggi ditengah ragamnya agama yang dianut oleh masyarakat setempat.
“Sungguh, iklim kerukunan umat beragama masyarakat Donggo pantas menjadi teladan bagi masyarakat di wilayah lain. Meski antar umat beragama hidup dalam satu lingkungan yang saling berdekatan namun tidak pernah ada perselisihan yang menjadi embrio dishamoni dalam masyarakat tersebut.
"Nuansa kebersamaan, saling menopang dan kegotong royongan begitu indah, semua ini mencerminkan masyarakat Donggo telah menjadikan hakikat agama sebagai penuntun kedamaian dan kasih sayang kepada sesama mahluk” ungkap Bupati Bima.
Ditambahkan pula bahwa kebersamaan, saling menopang, kegotong royongan, kedamaian dan kasih sayang kepada sesama merupakan modal yang sangat crusial guna terus melanjutkan ikhtiar membangun segenap Dou Labo Dana mbojo menuju tercapainya tatanan hidup yang Religius, Aman, Makmur, Amanah dan Handal. Akunya.
Momentum sakral tersebut, oleh Bupati Bima juga dijadikan media untuk menyampaikan pesan–pesan pemerintahan agar Pemerintah Desa maupun masyarakat memenuhi segala kewajibannya selaras keharusan normatif serta etika dan norma sosial.
“Teruslah berbuat baik berlandaskan keikhlasan, eratkan persatuan dan persaudaraan, hindari ajakan dan atau arahan yang justru menjauhkan kita dari kemurnian aqidah, bersatu padu dengan Babinsa dan Babinkamtibmas dalam menumbuh kembangkan rasa aman dan ketertiban, patuhi alim ulama dan tokoh–tokoh agama guna membentengi masyarakat dari berbagai pengaruh negatif modernisasi.
Berhati-hatilah dalam memanfaatkan Media Sosial, Jangan mengikuti arus menggunakan media sosial sebagai alat menyebar berita-berita hoax bernuansa fitnah, adu – domba dan memecah – belah serta muatan – muatan lain yang dapat mereduksi nilai – nilai moral dan etika. Himbau Bupati.
“Kepada Kepala Desa beserta seluruh jajarannya, saya tekankan untuk memberikan pengabdian terbaik, bekerja sesuai ketentuan aturan, menuntaskan administrasi dan pertanggunjawaban pengelolaan keuangan Desa, hingga kepemimpinan dan kepemerintahan yang bersih, transparan, accountable dan berwibawa dapat terpenuhi serta sanggup memupuk peran dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Pada segenap masyarakat yang akan menggunakan hak pilih serangkaian dengan momentum pesta demokrasi baik Pemilihan Kepala Desa 2018, Pilgub 2018, Pileg dan Pilpres 2019 hingga Pilkada Kabupaten Bima 2021, saya himbau untuk segera melengkapi data–data dan administrasi kependudukannya, terutama merekam e-KTP sebagai salah satu syarat agar diperkenankan untuk memberikan hak suara tegas Bupati Bima.
Terkait salah satu kewajiban umat Islam untuk membersihkan diri dan harta melalui ibadah dan membayar zakat, Bupati Bima menghimbau segenap masyarakat agar menunaikan zakat, baik zakat Fitrah maupun Zakat Mal (harta).
“Semoga masyarakat Donggo dapat menjadi contoh dalam menunaikan salah satu rukun Islam. Saya yakin, bahwa setiap ketaatan kita pada perintah Allah niscaya akan dibalas dengan limpahan kebaikan yang melebihi apa yang kita tunaikan” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Asisten 3 Sekda Kab. Bima H. Makruf, SE menyerahkan bantuan keuangan untuk Masjid dan Mushollah se-Kecamatan Donggo sejumlah Rp. 360.000.000,- .
Adapun Mesjid/Musholla yang menerima bantuan dimaksud antara lain, Mesjid Al Qomariah Dusun Langgetu Rp. 30.000.000,- Mesjid Nurul Qolbi Desa Kala Rp. 15.000.000,- Mesjid Syifa’ul Mukminin Dusun Toke Rp. 30.000.000,- Mesjid Aqimuddin Desa Kala Rp. 25.000.000,- Mesjid Babul Hijrah Desa Palama Rp. 25.000.000,- Mesjid Sabilul Muhtadin Desa Palama Rp. 20.000.000,- Mesjid Al Mujahidin Desa Doridungga Rp. 25.000.000,- Mesjid Baiturrahman Dusun Lakeke Rp. 25.000.000,- Mesjid Tanzilul Hakim Desa Mbawa Rp. 25.000.000,- Mesjid Nurul Muttaqin Desa Mbawa Rp. 30.000.000,- Musholla Al Mukarramah Desa Mbawa Rp. 10.000.000,- Mesjid Nurul Iman Desa Bumi Pajo Rp. 20.000.000,- Musholla At Tasnur Desa Mpili Rp. 10.000.000,- Musholla Al Amin Dusun Ndano Mbeca Rp. 10.000.000,- serta Mesjid Al-Muttaqin Desa Rora Rp. 20.000.000,-
Secara pribadi dari Umi Dinda, juga dibagikan Sarung kepada seluruh jama’ah dan bingkisan kepada para pengurus Mesjid/Musholla tersebut.
Ba’da Sholat Isya berjama’ah, juga dilaksanakan Ceramah Agama oleh Ustadz Farhan Bil Islam, S.Pdi serta Imam Sholat Tarwih oleh Ahyani, S.Ag. Umi berharap kepada segenap masyarakat Donggo secara keseluruhan agar tetap menjaga keragaman yang ada di Kecamatan tersebut sehingga terciptanya masyarakat yang saling menghargai antar sesama. Harapnya.
Kp. (001*/Humas)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.