Mataram. Kupas Bima. Com
Disela-sela kesibukannya safari ramadhan di daerah Kabupaten Bima Bupatipun tidak ketinggalan untuk menghindari hajatan panglima TNI yang bertempat di MAKOREM 162 WIRABHAKTI (Marsekal TNI Hadi Tjahjanto) dan KAPOLRI (Jenderal Pol. Tito Karnavian) dengan Jajaran Korem 162 Wirabhakti, Polda NTB, Para Dandim, Para Kapolres, Bupati/Walikota se-NTB dan Para Ulama se-Pulau Lombok serta pelajar dan anak-anak panti asuhan.
Dalam sambutannya Panglima TNI menyatakan NTB AMAN yg disambut tepuk tangan meriah oleh undangan safari ramadhan. Lebih lanjut, Panglima TNI dalam sambutannya menyatakan Indonesia merupakan negara yang kaya raya sehingga TNI dan Polri bersama seluruh komponen bangsa harus bersama-sama untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI "Mari rapatkan barisan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI”. Ungkap Panglima.
Ditambahkan pula bahwa seluruh elemen bangsa harus mampu menyelesaikan berbagai gejolak keamanan, kelompok paham radikal ingin memecah belahkan Indonesia, mesti kita sama-sama perangi untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI. TNI-POLRI, merupakan kekuatan besar yang sangat mampu menjaga NKRI.
Namun diperlukan juga dukungan setiap elemen bangsa seperti alim ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri. Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengawali sambutannnya menyampaikan bahwa beliau memiliki kesan Lombok merupakan primadona dadrah setelah Bali.
Masyarakatnya memiliki seni dan budaya yang begitu kompleks serta dengan kondisi tersebut melahirkan peluang juga tantangan. “Waspadai jaringan terorisme serta upaya-upaya penyebaran paham radikalisme dengan menjalin serta merekatkan persatuan dan kesatuan, mempertebal iman dan taqwa serta rasa cinta kepada bangsa dan negara” Ungkap Tito.
Sementara itu, ditemui disela–sela kegiatan tersebut, Bupati Bima menyampaikan bahwa momentum ini selain sebagai wujud jalinan silaturrahim dengan masyarakat juga dijadikan momentum untuk memupuk kepekaan sosial, rasa persatuan serta kesamaan tekad guna mengatasi segala bentuk potensi yang dapat menimbulkan kerawanan dalam kehidupan masayarakat. Ungkapa Bupati Bima.
Kp (001*)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.