Home Industri Bawang Crispy Khas Bima Siap Dipasarkan Jadi Cemilan - KUPAS BIMA

Headline News

Senin, 11 Juni 2018

Home Industri Bawang Crispy Khas Bima Siap Dipasarkan Jadi Cemilan


Kabupaten Bima, Kupas Bima.Com Pengukuhan 14 orang peserta tenaga terampil profesional produksi bawang crispy khas Bima oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, Sabtu (9/6/2018) di Rumah Makan Tepi Langit Dorobelo, mendapatkan tanggapan positif peserta.

"Jika sebelumnya pelatihan  hanya sekedar memberikan ilmu dan keterampilan, tetapi sekarang langsung masuk skala industri hingga pemasaran".  Demikian kata inspirator kegiatan Al-Syafrin.

Syafrin bersama inspirator lainnya seperti Haerun, Muhammad, Umbu Edy dan kawan-kawan optimis kehadiran usaha bawang crispy khas Bima ini mampu mendorong peningkatan taraf hidup petani. Sebelumnya, bawang goreng khas Bima hanya menjadi pelengkap bumbu dapur,  kini menjadi makanan ringan atau camilan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Dikatakan Syafrin, dengan pola pengolahan industri skala sedang, cakupan kebutuhan pasar mencapai 10 ton/bulan. Karena itu perlu dilakukan lebih banyak pelatihan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan permintaan pasar dari beberapa daerah yang menanti bawang crispy khas Bima". Tandasnya.

Sementara Rahmawati salah seorang tenaga terampil yang dimintai tanggapannya usai pengukuhan menanggapi positif kegiatan pelatihan yang berlangsung tiga hari tersebut. Peserta merasa sangat senang mengikuti pelatihan tersebut karena merupakan hal  baru. Disamping langsung berproduksi dan direkrut menjadi karyawan. Cetusnya

Bawang crispy khas Bima memiliki prospek yang cukup menjanjikan, dirinya berharap pemerintah daerah turut mendorong dan memajukan usaha ini.  "Dengan tingginya minat di pasar lokal dan di luar daerah maka hal ini tentu cukup menjanjikan. Karena selain untuk kebutuhan dapur juga menjadi camilan yang dapat menurunkan gejala hipertensi,  asma dan penyakit maag".  Terang Rahmawati.

Sebelumya, Bupati Bima Hj.  Indah Dhamayanti Putri dalam sambutannya mengatakan, "kemitraan yang cukup baik ini diharapkan mampu melahirkan industri rumahan (home industry) baru,  yang disamping mampu mengurangi angka pengangguran juga mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Bima".

Kegiatan  yang mendorong tumbuh kembangnya ekonomi produktif seperti ini tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Woha,  tetapi juga dapat dilakukan di Kecamatan lainnya. "Pemerintah Daerah berharap agar pelatihan seperti ini tidak hanya di Kecamatan Woha, tetapi juga dapat dilaksanakan di Kecamatan lain yang memiliki  potensi unggulan bawang merah seperti Sape, Wera, Lambu, Soromandi,  Belo,  Monta dan beberapa Kecamatan lainnya. Harap Bupati.
Kp (001*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.

Pages