Bima_Kupasbima.com. Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bagian AP setda Bima, perkim dan juga PUPR dinilai mandul oleh masyarakat Desa Samili Dusun Ndora.
Hal tersebut dinilainya dimana pasca bencana yang menimpa sebagian masyarakat pada Dusun tersebut sejak ditinjau langsung oleh Bupati Bima yang didampingi langsung oleh beberapa OPD serta Camat Woha beberapa waktu lalu sampai diturunkannya berita ini belum ada informasi yang jelas, dimana masyarakat merasa kecewa dengan sikap pemerintah karena belum ada tanda-tanda sama sekali untuk memperbaiki wilayah longsor yang dialami warga.
Kepala dusun setempat Sanusi yang dikonfirmasi media ini Sabtu (13/4/19) menjelaskan, dilihat dari kondisi tanah yang semakin hari terus mengalami penurunan kami selaku bagian pemerintah paling bawah melakukan konsolidasi dengan masyarakat Dusun setempat baik yang rumahnya mengalami kerusakan akibat longsor maupun masyarakat serta pemuda lain sekitar lokasi longsor.
Tambah sanusi, dengan adanya rapat konsolidasi tersebut masyarakat mendesak pihak pemerinrah Kabupaten Bima melalui para OPD yang berkompeten dalam menangani masalah tersebut agar segera mengambil tindakan.
"Pemerintah jangan terus berjanji karena longsor yang dialami warga semakin parah dan apabila dalam waktu dekat tidak segera ditangani maka masyarakat dusun ndora akan melakukan unras dan blokir jalan" ungkap sanusi.
Masyarakat selama ini sudah mengindahkan apa yang menjadi instruksi pemerintah, dimana telah menunggu reaksi dari pemerintah sesuai dengan janjinya untuk segera menangani masalah longsor ini.
Pengakuan dari kaduspun senada dengan apa yang dikatakan oleh salah satu warga yang memiliki nasib sama, dimana rumahnya juga kena longsor," saya juga menunggu janji pemerintah tapi sampai hari ini belum kunjung ada realisasinya, sampai kapan kami harus menungu" cetusnya kecewa.
Beliau juga mengatakan bahwa, saat ditinjau oleh bupati waktu itu menjajikan secepatnya untuk ditangani bahkan pihak dari Perkim sendiri yang saat itu untuk bronjonisasi kawasan terdampak longsor,"sampai kapan kami harus menunggu padahal keadaan semakin parah dan sangat mengkhawatirkan keselematan warga sekitar lokasi longsor".
Masyarakat yang saat itu ditanya awak media menyampaikan, apabila dalam waktu dekat tidak ada juga respon baik dari pemerintah maka setelah pemilu kami akan lakukan pemboikot jalan lintas tente-godo. "Kami perlu tegaskan segera tangani masalah dusun ndora" harap sanusi. Kupas Bima (001*/Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.