Diduga Tak Terima Pertanyaan Suami, Istri Nekat Tenggak Racun - KUPAS BIMA

Headline News

Minggu, 04 Agustus 2019

Diduga Tak Terima Pertanyaan Suami, Istri Nekat Tenggak Racun

Bima_Kupasbima.com. Urusan rumah tangga seakan tak kalah menarik dikalangan masyarakat kita akhir-akhir ini, seperti halnya yang dilakukan oleh IRT ini. Sekitar pukul 11.55 wita bertempat di dusun lareu Desa Doridungga Kecamatan Donggo Kabupaten Bima telah terjadi percobaan bunuh diri. 

Percobaan bunuh diri ini dilakukan dengan meminum obat herbisida jenis Kornelia oleh sdri ER, 30 tahun tepatnya Dusun Lareu RT 18 RW 05 Desa Doridungga Kecamatan Donggo, minggu 4 agustus 2019.

Berawal dari hal yang sepeleh yakni Jum,at sekitar pukul 15.00 wita yang lalu suami korban sdr S 33 tahun pekerjaan tani pernah menanyakan uang sebesar Rp 10 juta yang di pegang oleh istrinnya, namun istrinya tidak bisa  menjawab kemana uang tersebut digunakan.

Tidak ditanggapi oleh sang istri uang Rp 10 juta tersebutpun suaminya sudah tidak permasalahkan dan bahkan sudah memakluminya karena istrinya sedang dalam keadaan  hamil tua, dimana usia kandungan sang iatri sudah masuk 8 bulanan.

Pekerjaan sebagai petani sudah barang pasti banyak yang dibituhkan dalam bercocok tanam, Selanjutnya  hari minggu tanggal 4 Agustus 2019 sekitar pukul 11.00 wita, sang suami korbanpun kembali meminta uang Rp 2 juta untuk membayar pupuk urea. 

Suami berani minta uang itu karena kemarin hari sabtu korban sudah menggadaikan emas seberat 5 gram miliknya di pegadaian sila, namun lagi-lagi istrinya diam dan tidak menjawab sepatah katapun kepada suaminya.

Tak ditanggapi oleh korban Kemudian  pukul 11.15 wita suami korban berangkat melakukan gotong royong pemindahan rumah warga dengan jarak temouh sejauh  ± 100 meter dari kediaman korban.

Saat suaminya hendak pergi gotong royong, sang suami mengatakan kepada korban (istrinya-red) siapkan uang sebanyak Rp 2 juta untuk pembayaran pupuk jenis Urea.

Sekitar pukul 11.45 wita korban menuju kebelakang halaman rumahnya, tetapi saat ke halaman belakang korban diikuti oleh anaknya yang masih berumur 10 tahun. 

Korban sempat menyuruh anaknya pulang karena takut diketahui niatnya, sempat pulang tetapi si anak anak balik lagi. Saat si anak balik ke halaman belakang rumahnya melihat ibunya muntah-muntah, kemudian anaknya spontanitas berteriak minta tolong ke warga dan memanggil bapaknya yang sedang gotong royong. 

Korban yang sudah lemas karena muntah-muntah terus dibantu oleh masyarakat sekitar dan langsung membawa ke rumah sakit umum Sondosia Kecamatan Bolo untuk mendapat perawatan medis selanjutnya.

Sejauh ini berdasarkan keterangan pers kasubag humas Polres Bima menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami kasus dugaan upaya bunuh diri tersebut, untuk mengetahui lebih jelas motif kasus percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh korban sdri inisial ER akan di ambil keterangannya setelah  pihak Rumah Sakit mengatakan siap dimintai keterangan. Kp (Red*/Team)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.

Pages