Bima, Kupas Bima. Com-
Peningkatan arus balik setelah libur lebaran 1439 H tahun 2018 padat, dengan adanya kepadatan penumpang yang ada pada setiap station yang ada di Kota dan Kabupaten Bima tidak terkecuali di Bandar Udara M. Salahuddin Bima yang merupakan satu-satunya arus transportasi udara yang ada di Kabupaten Bima.
Pantauan Kupas Bima, Senin 25/6 2018 peningkatan arus balik sampai melebihi kapasitas muatan yang ada di bandara baik penumpang maupun barang sampai terjadi Over Lud *(over load)* bagasi pada salah satu maskapai yakni Nam Air.
Berdasarkan konfirmasi media ini dengan kepala Station NAM AIR Bima bahwa dengan adanya Over Blud *(over load)* Bagasi pada maskapai Nam Air disebabkan oleh cuaca yang tidak bersahabat terutama angin kencang seputar wilayah Bima pada khususnya, dengan adanya kondisi seperti itu sehingga untuk menjamin keselamatan penerbangan pesawat sehingga pihak maskapai melakukan pembatasan terhadap jumlah kapasitas muatan pesawat. Imbuhnya.
Sambung manager Nam Air, bahwa
dengan adanya over lud *(over load)* ini kami juga mengupayakan berbagai cara untuk mengantisipasi adanya rasa tidak puas para pengguna jasa pesawat, manager juga menyadari banyak sekali oleh-oleh dari bima yang akan dibawah pulang oleh para pemudik.
Masih manager, kapasitas bagasi bagi setiap penumpang pesawat maksimal 20 Kg, namun karena banyak sekali penumpang yang membawa bagasi sampai 50 Kg, sehingga kami dari manajemen Nam Air harus mengurangi beban pesawat *demi kenyamanan dan keselamatan penerbangan*
Pihak manager station mengakui bagasi para penumpang itu dibayar, tapi kami juga tidak mau ambil resiko perjalanan dan untuk bagasi para penumpang yang diturunkan atau yang belum terangkut pihak manager Nam Air bima telah bekerjasama dengan beberapa maskapai lain bahkan dengan pihak kendaraan darat. Ungkap Ramdani.
Pihak maskapai Nam Air berharap kepada para penumpang untuk bersabar dan pengertiannya dan kami janji bahwa barang bagasi akan kami antar sampai rumah pemilik. Janji Ramdani. Kp (001*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.