![]() |
| Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer |
Bima, Kupas Bima. Com
Upaya penanganan penangulangan kemiskinan di Kabupaten Bima terus ditingkatkan oleh pemerintah daerah ini, seperti halnya Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer yang juga sebagai ketua tim penangulangan kemisikinan (TKPKD) bertempat di ruang rapat Bupati Bima.
Selasa (5/6/2018) membahas penanganan maupun penurunan angkat kemiskinan terhadap masyarakat Kabupaten Bima.
Sementara Kepala Bappeda Drs. H.Muzakir, M.Sc dalam pengantarnya menyampaikan bahwa, penanganan angka kemiskinan ini perlu dilakukan secara sistematis, terencana serta mempunyai target dengan menghasilkan output yang baik dalam upaya akselerasi menuju percapatan penangulagnan kemiskinan.
Dengan adanya penanganan angka kemiskinan ini diharapkan akan mencapai strategi dalam pencapaian target mengenai penurunan angka kemiskinan sehingga rencana pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan bisa tercapai dan dihasilkan. Ungkap Muzakir.
Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer mengatakan bahwa rakor yang dilaksanakan ini dalam rangka mengevaluasi target yang kita terapkan dalam rangka penurunan angka kemiskinan, sehingga dari rakor ini akan mencapai target yang ingin dicapai secara merata.
Rakor ini juga merupakan salah satu tolak ukur bagi sebuah Negara atau daerah apakah pembangunan yang tengah berlangsung dapat di nikmati oleh segenap warga negaranya tanpa memandang hal-hal yang bersifat atributif. Tegas Wabup.
Dengan kata lain, pembangunan yang berlangsung benar-benar merata dalam masyarakat. Kemiskinan
bukan merupakan sesuatu yang berdiri sendiri, sebab ia merupakan akibat dari tidak tercapainya pembangunan ekonomi yang berlangsung.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2004-2009 Pemerintah telah mempunyai sasaran mengurangi jumlah penduduk miskin dengan demikian, Pemerintah membutuhkan upaya yang sangat besar untuk mencapai sasaran tersebut.
Oleh karena itu, pada tahun 2008 Pemerintah akan melakukan peningkatan efektivitas penanggulangan kemiskinan dengan prinsip pendekatan yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan kemiskinan harus bersifat multidimensional mengingat penyebab dari kemiskinan tidak hanya merupakan masalah fisik akan tetapi juga menyangkut permasalahan ekonomi, sosial, dan budaya. Cetus Wabup.
Dalam upaya penangulangan tersebut, Terdapat empat strategi penanggulangan kemiskinan, mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin yang diupayakan melalui pemenuhan jaminan perlindungan sosial, peningkatan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara totalitas.
Sinergitas kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan dengan optimalisasi program atau anggaran, baik APBN, APBD provinsi, APBD Kabupaten/Kota, Corporate Social Responsibility (CSR), maupun swadaya masyarakat.
Wakil Bupati Bima Dahlan M.Nor berharap, semoga dengan adanya rakor TKPKD yang dilaksanakan ini dalam rangka mengintegrasikan program penanggulangan kemiskinan (PK), sehingga dari rakor ini juga apa yang ingin kita capai bisa terealisaai dengan penurunan angka kemiskinan sehingga pencapaian target angka penurunan didasarkan atas pemutahiran Basis Data Terpadu sehingga data yang dipakai tetap valid dan benar keberadaannya.
Kp (001*/Humaspro)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.