Bima_Kupasbima.com. Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Solo, Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (LPMP) NTB dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia lakukan seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah sebanyak 160 orang pada jenjang tingkat TK, SD dan SMP Se-Kabupaten Bima.
Kegiatan ini dilaksanakn di SMKN 2 Bima Donggobolo Kecamatan Woha, Selasa (30/4/19). Kegiatan tersebut selain dihadiri para peserta test juga dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bima, Jajaran Dikbudpora Kabupaten Bima, Widyaswara dari LPPKS Solo Joko Riyadi, M. Pd dan kasi fasilitasi Peningkatan mutu pendidikan (LPMP) NTB Dra. Hj. Sudiati Prihatin Ningrum.
Sekda Kabupaten Bima mengatakan bahwa, keberadaan suatu pendidikan dirasa sangat penting bagi anak kita, hal ini dikarenakan pendidikan merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran atau cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat.
Dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan ayat 3 menegaskan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelengarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undang-undang. Untuk itu, Sekda menegaskan kepada seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia.
Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan dalam menghadapi tantangan sesuai dengan tuntunan perubahan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan.
Sistem pendidikan nasional merupakan agenda prioritas nawacita dan dimensi pembangunan manusia dan masyarakat melalui pendidikan pada nawacita ke-5 dan 8, yaitu membentuk manusia Indonesia yang berdaya saing tinggi sebagai modal utama pembangunan nasional dalam rangka menghadapi persaingan global.
Lebih lanjut, seorang kepala sekolah ini nantinya harus dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi, hal ini dikarenakan kepala sekolah merupakan pimpinan tertinggi di sekolah. Pola kepemimpinannya akan sangat berpengaruh bahkan sangat menentukan kemajuan sekolah. Oleh karena itu dalam pendidikan modern kepemimpinan kepala sekolah merupakan jabatan strategis dalam mencapai tujuan pendidikan.
Selain itu seorang kepala sekolah juga sebagai administrator pendidikan, supervisor pendidikan dan pemimpin pendidikan. Ini semua dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpin.
Sekda berharap dengan diadakannya kegiatan ini kedepanya akan memiliki kapasitas dan kemampuan yang baik dan bisa menjadi pemimpin di satuan pendidikan sehingga akan meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.
Menurut kabid PTK Dikbudpora Kabupaten Bima H. Asraruddin, M.Pd selaku panitia pelaksana dalam laporanya bahwa jumlah bakal calon kepala sekolah yang mengikuti test calon kepala sekolah ini sejumlah 215 orang, dari jumlah tersebut yang lulus administrasi sebanyak 160 orang peserta dengan rincian : untuk jenjang TK diikuti sebanyak 6 orang, jenjang SD diikuti sebanyak 112 orang dan jenjang SMP sebanyak 42 orang bakal calon kepala sekolah.
"Direncanakan kegiatan test ini akan dilaksanakan selama 7(tujuh) hari mulai dari tanggal 30 April sampai dengan 7 Mei 2019" jelas H. Dafid.
Semoga dengan dilaksanakan test ini kedepanya akan menciptakan seorang kepala sekolah yang dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya guna peningkatan mutu pendidikan.
Momentum ini ditandai dengan penyerahan soal test ujian dari LPPKS Solo Joko Riadi, M. Pd kepada kasi fasilitasi peningkatan mutu pendidikan LPMP NTB Dra. Hj. Sudiati Prihatin Ningrum selanjutnya diserahkan kepada penyelenggara pelaksana tes bakal calon kepala sekolah bapak sahid.
Penyerahan ini disaksikan oleh Sekda Kabupaten Bima, Jajaran Dikbudpora dan peserta tes. (Kp 001*/Hum


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.