Bima_Kupasbima.com. Masyarakat Tambora merupakan warga yang masih kental dengan adat istiadat bahkan budaya kedaerahan. Salah satu Desa yang ada di Kecamatan Tambora Kabupaten Bima yang mewakili Kecamatan dalam lomba Desa tahun 2019 yakni Desa Labuan Kananga.
Labuan kananga dalam moment tersebut tak mau ketinggalan ciri khasnya dalam menyambut kehadiran tim penilai lomba Desa dimana Labuan kananga menyambutnya dengan cara yang berbeda dari sejumlah Desa Lain sebelumnya.
Masyarakat labuan kananga Kecamatan Tambora menyambut kejadiran tim penilai lomba dengan adat "kareku kandei" Tim Penilaian Lomba Desa dan Lomba Posyandu Terintegrasi Tingkat Kabupaten Bima yang bertandang di Desa Labuhan Kananga Kecamatan Tambora Sabtu (27/4/19.
Tim diterima oleh camat Tambora Drs. Isyrah, Muspika Kecamatan Tambora, kepala Desa Labuhan Kananga Syahbuddin, Kades SE-Kecamatan Tambora dan TP PKK Tambora.
Syahbuddin dalam pemaparannya dihadapan Tim Penilaian Lomba mengatakan, "Desa Labuhan Kananga yang berpenduduk 1.109 jiwa ini lebih dari 68% warganya merupakan petani".
Lanjut Kades, beberapa poin yang secara khusus menekankan pada peningkatan kapasitas pemerintah, penguatan kerjasama antar desa, peningkatan partisipasi masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif. "Dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif lanjut Syahbuddin, beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain pembuatan bakso berbahan dasar ikan laut, abon ikan laut dan jajan tradisional khas Labuhan Kananga". Urai Kades.
Desa yang sebagian besar pendudukny sebagai petani ini, warga juga melakukan usaha warung, toko, jasa angkutan dan usaha kecil seperti homestay, produk ekonomi kreatif, usaha tresek jagung dan masih banyak lagi kegiatan ekonomi mikro lainnya. Urainya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima Drs. Andi Sirajudin AP, MM selaku Ketua Tim Penilai dalam arahannya menyampaikan rasa bangga atas sambutan meriah seluruh elemen di Desa Labuhan Kananga.
Sambutan masyarakat labuhan kananga ini berbeda dengan desa-desa yang di kunjungi Tim sebelumnya, penyambutan di desa Labuhan Kananga memiliki warna yang berbeda dan khas tersendiri bagi para tim penilai.
Namun demikian kata Sirajudin, kehadiran Tim di lapangan dimaksudkan untuk melakukan evaluasi dan pembinaan beberapa aspek seperti tata kelola administrasi pemerintahan desa, pelayanan dasar di bidang kesehatam Juga bidang pendidikan, inovasi desa, dan ekonomi kreatif, Kamtibmas dan beberapa indikator penilaian lainnya". Tutupnya.
(Kp 003*/Kom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan Terkait Berita
Gunakan Bahasa yang tidak Mengandung Sara,Porno,Intimidasi dan Pelecehan.